MANTAPnews – MUARA BUNGO – Saat ini banyak pertanyaan tentang siapakah yang paling berpeluang untuk mendapatkan rekomendasi maju di Pilbup Bungo dari partai PAN.
Pasalnya, partai berlogo matahari terbit itu diketahui sudah memberikan dua surat tugas. Dimana dua surat tugas tersebut diberikan kepada ketua DPD PAN Bungo Martunis, Amd dan juga Dedy Putra.
Pengamat politik Gabeng Rahardian, S.I.P menyebutkan ada lima poin yang harus dipenuhi oleh bakal calon yang mendapatkan surat tugas. Dimana poin pertama mencari pasangan calon wakil bupati.
Kedua, bakal calon diwajibkan untuk mendapatkan partai politik lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan di Pilkada 2024. Ketiga, juga diminta untuk melakukan komunikasi intensif terhadap, DPW, DPD, DPC dan DPRt.
“Poin tiga ini tujuannya untuk menggerakan mesin partai dan membuat program pemenangan untuk Pilkada 2024 ,” ujar alumni Fisip, Universitas Negri Padang ini, Kamis (16/5/2024).
Keempat, bakal calon juga diminta untuk melaksanakan kerja kerja politik cerdas, cepat, dan konsisten agar dapat memenangkan Pilkada 2024. Terakhir, harus sanggup membayar biaya survei yang ditunjuk oleh DPP PAN.
“Saya melihat keduannya memiliki kesempatan. Karena keduanya merupakan sama – sama kader terbaik PAN itu sendiri. Hanya saja besar peluangnya yang berbeda ,” ujar Gabeng.
Jika berbicara besarnya peluang dan kemungkinan pada siapa rekomendasi akan diberikan, ia menilai Martunis memiliki peluang yang lebih dibanding Dedy Putra.
“Analisis saya Martunis lebih berpeluang untuk mendapatkan rekomendasi. Analisis ini tentunya memiliki dasar dan pertimbangan. Poin pertama yakni Martunis saat ini masih menjabat sebagai ketua DPD PAN ,” sebutnya.
Selain ketua partai, lanjut Gabeng, saat ini Martunis juga menjadi menjadi wakil ketua DPRD Bungo. Dimana ia akan lebih mudah untuk menjalin komunikasi politik dengan partai lain beserta seluruh pengurus partai PAN itu sendiri.
“Kemaren Martunis juga mengklaim bahwa seluruh PAC siap memenangkan dirinya. Kalau itu memang benar, tentunya ini sangat membuka peluang untuk martunis mendapatkan rekomendasi ,” jelasnya.
Tak hanya Martunis, sebut Gabeng, Dedy Putra juga tetap memiliki peluang. Meskipun sudah cukup lama vakum di dunia politik, namun mantan ketua DPRD Bungo periode 2009 – 2014 ini tidak pernah keluar menjadi kader partai PAN.
“Dedy Putra juga memiliki peluang, hanya saja mungkin lebih kecil karena ia sudah lama vakum. Namun, Dedy Putra dulu juga pernah menjadi ketua DPD PAN Bungo. Ini tentunya juga akan menjadi pertimbangan ,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Gabeng, PAN juga bisa saja memberikan rekomendasi kepada Martunis dan Dedy Putra untuk berpasangan maju dalam Pilkada Bungo 2024.
“Dalam politik itu semua kemungkin bisa saja terjadi. Jadi tidak menutup kemungkinan Martunis dan Dedy Putra berpasangan. Jika ini benar, merek tinggal mencari dukungan dari partai lain ,” tutupnya.(Rdk)








