Bupati Bungo Hadiri Pembukaan MTQ Ke – VII Tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal, Bertema Meningkatkan Syiar Islam Di Tengah Masyarakat, Meningkatkan Silahturahmi Dan Ukhuwah Islamiah.

BUNGO, INFORMASI872 Dilihat

MANTAPnews – Bupati Bungo menghadiri acara pembukaan MTQ Ke – VII Tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal yang bertempat di Dusun Pasar Rantau Embacang. Senin (23/05/2022).

Hadir Ketua TP.PKK Kabupaten Bungo DR.Hj.Verawati Mashuri, M.Pd, Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo, Anggota DPRD Provinsi Jambi H.Hasim Ayup, SH, MH, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bungo H.Muhammad Iqbal, Kepala OPD, Kabag, Para Camat Se- Kabupaten Bungo beserta istri, Koramil Tanah Tumbuh, Kapolsek Tanah Sepenggal, Mewakili  Ketua LAM Bungo H.Hasan Ibrahim, Para Rio / BPD se – Kecamatan Tanah Sepenggal, Para Kapilah, Dewan Hakim dan Panitera.

Ketua Panitia Pelaksana Solahudin, S.Ag menyampaikan tujuan dari pelaksanaan MTQ ini adalah meningkatkan syiar Islam di tengah masyarakat dan meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah islamiah.

Dilanjutkan pelantikan Dewan Hakim dan Panitera oleh Camat Tanah Sepenggal, dan penyerahan piala bergilir dari Rio Dusun Candi kepada Camat Tanah Sepenggal dan diberikan kepada Rio Dusun Rantau Embacang Sulaini sebagai tuan Rumah MTQ Ke – VII ini.

Kemudian Rio Dusun Pasar Embacang Sulaini menyampaikan mari kita giat dan tradisikan seni membaca Alqur’an, dan mengapresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini.

Camat Tanah Sepenggal Zukrianto,S.Pt  menyampaikan kepada semua kapilah.

” Berlomba dengan baik junjung tinggi sportifitas, Raihlah prestasi setinggi- tingginya dan mohon maaf kalau dalam pelaksanaan ini terdapat hal yang kurang berkenan dalam penyelenggaraan MTQ ini “, Ucap Camat Tanah Sepenggal.

Dan dilanjutkan dengan membuka MTQ dengan ditandai dengan pemukulan beduk didampingi para Rio Se – kecamatan Tanah Sepenggal.

Bupati Bungo  H.Mashuri, SP, ME dalam arahannya menyampaikan diwaktu zaman dahulu disaat teknologi informasi belum seperti sekarang ini hidup diwaktu itu serba terbatas pergi mengaji kerumah Guru ngaji dengan memakai suluh dan obor serta lampu teplok ditambah beras dan diiringi lidi dan rotan kita begitu cepat memahami apa yang diajarkan oleh guru ngaji tapi kalau kini teknologi sudah ada dimana- mana tentunya harus lebih cepat memahami isi kandungan Alquran jangan sebaliknya dengan teknologi yang kita nikmati sekarang ini justru membuat anak- anak kita menjauh dan buta Al – Qur’an ini

” Perlu menjadi perhatian untuk orang tua dalam mendidik anaknya, jangan sampai anak sudah dewasa tapi belum bisa juga membaca Al – Quran, sangat rugi orang tua, kita berlomba- lomba untuk meraih duniawi tapi jangan lupa kita kejar akherat alam yang sesungguhnya kekal untuk kita”, Kata Bupati Bungo.(S)