MANTAPnews – BUNGO – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan efisiensi sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut berupa 4 unit traktor roda tiga dan 1 unit alat mesin pertanian tambahan yang secara resmi diserahkan untuk memperkuat Brigade Alsintan Kabupaten Bungo.
Bantuan alat berat ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung dalam mempercepat pengolahan lahan dan masa tanam, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan produktivitas para petani di daerah.
“Alhamdulillah, kita menerima lagi bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian. Unit ini nantinya akan memperkuat Brigade Alsintan dalam membantu petani, terutama saat musim tanam. Semoga dengan tambahan ini, produktivitas pertanian di Bungo semakin meningkat,” ujar Kepala Dinas TPHP Kabupaten Bungo, Muhammad Hasbi, S.P., M.Si., saat melakukan pengecekan terhadap alat-alat tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan petani di daerah.
Bantuan yang merupakan bagian dari program nasional mekanisasi pertanian ini memiliki tujuan strategis, yaitu mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual dan meningkatkan efisiensi serta luas tanam. Dengan tambahan 4 unit traktor dan 1 unit alsintan modern, Brigade Alsintan Bungo kini memiliki kapasitas yang lebih besar untuk mendukung kelompok tani.
Menurut rencana, bantuan ini akan segera didistribusikan dan dijadwalkan penggunaannya oleh Brigade Pertanian Dinas TPHP Bungo. Prioritas penggunaan akan difokuskan pada wilayah sentra produksi pertanian yang membutuhkan percepatan kegiatan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, tanam, hingga pascapanen.
Dinas TPHP Bungo menyambut baik dukungan ini dan berkomitmen untuk mengelola serta merawat fasilitas tersebut secara optimal. Dengan dukungan alsintan baru ini, Kabupaten Bungo diharapkan semakin siap menghadapi tantangan di sektor pertanian dan mampu mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.(**)








