MANTAPnews – Bungo – Dalam rangka mensyukuri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 fungsi Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polri, Satuan Intelkam Polres Bungo menyelenggarakan acara syukuran yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi sejarah tetapi juga penguatan sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat.
Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Kabupaten Bungo, Ustad Tri Wahyu Hidayat; Wakapolres Bungo, Kompol M. Riedho S. Taufan, S.I.K., M.H., CPHR; dan Kasat Intelkam Polres Bungo, AKP Wiji Nur Eko Wahyu, S.H., M.H. Turut hadir Ustad Jaren, S.Pd.I beserta sepuluh orang santri dari Ponpes Hijratul Khair Bungo, yang melambangkan keterbukaan dan kedekatan fungsi intelijen dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kasat Intelkam Polres Bungo, AKP Wiji Nur Eko Wahyu, mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Beliau menceritakan kilas balik sejarah panjang Intelkam Polri, yang diawali pada tanggal 2 Januari 1946. Saat itu, untuk pertama kalinya fungsi intelijen Polri beroperasi dengan mengawal dan mengamankan pemindahan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarga dari Jakarta ke Yogyakarta, dalam rangka pemindahan ibu kota Republik Indonesia. “Momen bersejarah itulah yang menjadi cikal bakal dan ditetapkan sebagai Hari Intelijen. Selamat Hari Jadi Intelkam Polri ke-80. Jaya selalu Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya.

Wakapolres Bungo, Kompol M. Riedho S. Taufan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas dapat diperingatinya HUT ke-80 Intelkam Polri. Beliau menegaskan peran strategis Intelkam Polri sebagai “mata dan telinga” pimpinan dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Keberhasilan tugas-tugas kepolisian sangat bertumpu pada peran intelijen yang bekerja secara profesional, senyap, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Wakapolres juga memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran Intelkam Polres Bungo dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui deteksi dini dan penggalangan informasi yang akurat. Beliau berharap momentum ini semakin menyemangati personel Intelkam untuk lebih solid, adaptif, dan berdedikasi tinggi bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Wakil Bupati Kabupaten Bungo, Ustad Tri Wahyu Hidayat, turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bungo, beliau mengakui peran penting Intelkam Polri dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, yang menjadi fondasi bagi kelancaran pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bungo senantiasa siap bersinergi dan bekerja sama dengan Polres Bungo, khususnya fungsi Intelijen, dalam menjaga persatuan, keamanan, serta mendukung program-program pembangunan,” ungkapnya.
Wakil Bupati berharap di usia ke-80 ini, Intelkam Polri semakin profesional, dipercaya masyarakat, dan tetap menjadi pilar penting Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Dirgahayu Intelijen Polri ke-80,” tuturnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan simbolis pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Bungo yang diserahkan kepada Kasat Intelkam Polres Bungo, melambangkan penghargaan, dukungan, dan harapan untuk keberkahan dan kesuksesan tugas-tugas di masa depan.
Kegiatan syukuran HUT ke-80 Intelkam Polri ini berakhir sekira pukul 10.30 WIB. Selama acara berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Bungo, khususnya Sat Intelkam, untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan semua pihak dalam bingkai pengabdian kepada negara dan masyarakat. (**)







