Sinergi Lintas Sektoral, Polres Bungo Finalisasi Pengamanan Penutupan Bungo Expo 2026

BUNGO, INFORMASI3225 Dilihat

MANTAPnews – BUNGO – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bungo menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan lintas sektoral menjelang penutupan Bungo Expo 2026. Rakor berlangsung pada Jumat (23/10/2026) di Lapangan MTQ Baru dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi, didampingi Kabag Ops AKP B.M. Pasaribu serta Kasat Intelkam Polres Bungo AKP Fajar Nugroho.

Rapat tersebut dihadiri Kasubag Kerma Bag Ops Polres Bungo Dr. Winarno, perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP/Damkar, Disperindag, Kabag Pemerintahan, dan pihak Event Organizer (EO). Forum ini menjadi momentum finalisasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi sebelum acara penutupan digelar.

Dalam arahannya, Kompol Aswindo menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan bukan semata tugas kepolisian, melainkan hasil kolaborasi seluruh instansi yang terlibat. Ia menekankan pentingnya disiplin waktu dan ketegasan petugas di lapangan.

“Pengamanan acara sebesar ini tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara Polri, Dishub, Satpol PP, Damkar, dan EO adalah kunci. Saya minta seluruh penanggung jawab melaksanakan kesepakatan dengan tegas, terutama soal sterilisasi kendaraan dan penataan parkir, agar tidak ada kemacetan maupun insiden saat penutupan nanti,” tegas Kompol Aswindo.

Senada dengan itu, Kasat Intelkam AKP Fajar Nugroho mengatakan jajarannya akan melakukan pemetaan kerawanan dan menerapkan pengamanan tertutup guna mengantisipasi potensi gangguan sekecil apa pun.

“Kami tidak ingin memberi ruang terhadap potensi gangguan keamanan. Pola pengamanan tertutup akan diterapkan di seluruh titik kegiatan, sementara personel berseragam akan memastikan rasa aman bagi pengunjung,” ujar AKP Fajar.

Salah satu poin krusial yang disepakati adalah pengetatan rekayasa lalu lintas. Mulai pukul 16.00 WIB, kendaraan tidak diizinkan masuk ke area lapangan maupun parkir di badan jalan, termasuk di deretan pedagang dan petugas. Pembatas water barrier berisi air akan dipasang untuk mempertegas area terlarang.

Dishub bersama Lantas bertanggung jawab mensterilkan area acara dari kendaraan pada pukul 16.30 WIB serta menyiagakan mobil derek. Untuk parkir di luar area, Dishub akan membuat spanduk tarif resmi sesuai Perda, menempatkan dua petugas setiap 20 meter di kiri dan kanan sepanjang 1,5 km, serta memberlakukan stiker wajib bagi kendaraan VIP dan logistik panitia. Satu jam sebelum acara selesai, pintu masuk kembali ditutup total.

Dari sisi kesiapsiagaan, mobil Damkar telah ditempatkan di sebelah kanan panggung dan wajib standby sebelum pukul 15.00 WIB. Ambulans ditempatkan pada jalur escape atau evakuasi. Panggung akan dikelilingi pagar dan dijaga personel, dengan pembatasan pengunjung sesuai undangan VIP.

Lapak pedagang di trotoar akan dialihkan ke depan atau jalur sebelah kanan menuju panggung di bawah koordinasi Disperindag. Trotoar harus bersih dari parkir dan pedagang, dengan penanggung jawab Pol PP dan Polres.

Rangkaian pengamanan ditutup dengan apel kesiapan personel pada pukul 16.00 WIB di Lapangan Kantor DPRD Kabupaten Bungo. Pihak EO bertugas menyiapkan Tenaga Fasilitator Gelanggang (TFG). Seluruh penanggung jawab diminta melaksanakan tugas sesuai kesepakatan demi kelancaran acara.

Dengan skema pengamanan berlapis dan komitmen lintas sektoral ini, penutupan Bungo Expo 2026 diharapkan menjadi penutup yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang hadir. (**)