Debu dan Canda Tawa di Mushola: TNI Kodim 0416/Bute Bahu-membahu Warga Rehab Fasilitas Ibadah

BUNGO, INFORMASI1339 Dilihat

MANTAPnews – Bungo, (Kamis, 16-Juli-2026) – Mentari pagi belum sepenuhnya menampakkan sinar teriknya, namun semangat kebersamaan justru telah membara di salah satu mushola di wilayah binaan Kodim 0416/Bute. Puluhan prajurit berseragam loreng terlihat berbaur dengan warga setempat. Namun, kali ini mereka tidak sedang berlatih taktik tempur, melainkan berjuang melawan dinding yang mulai lapuk dan lantai yang retak. Sasaran utama gotong royong kali ini adalah fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan tempat wudhu—yang menjadi denyut nadi kebersihan sebelum ibadah.

Dinamika pembangunan tampak jelas di setiap sudut lokasi. Di satu sisi, seorang prajurit dengan sigap memegang sendok semen, merapikan dinding bangunan yang sedang direnovasi. Gerakannya yang terampil menunjukkan bahwa kepedulian TNI tidak hanya sebatas kata-kata, tetapi juga aksi nyata. Tak jauh dari sana, seorang warga dengan keringat yang membasahi dahi, turut membantu membongkar lantai usang dan mempersiapkan material untuk pemasangan toilet baru.

Di tengah debu dan hiruk-pikuk pembangunan, canda tawa renyah sesekali terdengar, menghangatkan suasana. Perpaduan suara palu, cangkul, dan gelak tawa itu menjadi sebuah simfoni kebersamaan yang hanya bisa tercipta ketika TNI dan rakyat bersatu padu.

Rehabilitasi ini sengaja difokuskan pada sarana sanitasi karena pihak Kodim menyadari bahwa kenyamanan tempat ibadah adalah cerminan dari kenyamanan jemaah. Mushola yang selama ini menjadi tempat berlindung dari hiruk-pikuk dunia, kini ditata ulang agar lebih bersih, sehat, dan layak untuk menyambut para jemaah yang ingin menunaikan shalat maupun aktivitas keagamaan lainnya.

Perwakilan Dandim 0416/Bute yang turun langsung ke lokasi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah lebih dari sekadar kerja bakti biasa. “Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus merawat budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ujarnya di sela-sela kesibukan.

Harapan yang disampaikan terdengar sederhana namun memiliki makna yang mendalam. “Dengan perbaikan MCK dan tempat wudhu ini, kami berharap masyarakat bisa lebih khusyuk dan nyaman saat beribadah. Kebersihan adalah bagian dari iman,” tambahnya.

Aksi sigap yang dipadukan dengan kerendahan hati ini tentu tidak luput dari perhatian dan apresiasi. Para pengurus mushola dan warga sekitar menyambut dengan hangat. Mereka mengaku sangat terbantu, tidak hanya secara material, tetapi juga dengan motivasi dan semangat yang diberikan. Kehadiran para prajurit berseragam loreng ini menjadi pemandangan yang membekas di hati sebuah bukti nyata bahwa di mana pun tanah air dipijak, TNI selalu hadir untuk rakyat, bahu-membahu membangun negeri dari hal-hal terkecil sekalipun. (**)