MANTAPnews – Bungo – Selasa, 7 Juli 2026, menjadi hari yang istimewa dan sarat makna bagi warga wilayah binaan Kodim 0416/Bute. Di tengah hiruk-pikuk dan gemuruh proyek strategis pembangunan Jembatan Garuda Dusun Dalam Babeko, Kecamatan Bathin II Desa Babeko, Kabupaten Bungo, hadirlah Komandan Kodim, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, dengan membawa semangat kebersamaan yang membumi.

Tidak seperti inspeksi formal pada umumnya, sang Dandim menolak sekadar memantau konstruksi dari balik kaca kendaraan dinas. Ia turun langsung ke perut proyek—tangannya tegas menyentuh material besi dan beton, matanya jeli mengamati setiap sambungan struktur, sementara mulutnya terus bersenda gurau untuk mencairkan suasana di tengah teriknya matahari. Namun, di balik kehangatan candaan itu, ia dengan serius berdialog mendalam dengan para tukang, mandor, hingga sesepuh warga sekitar, menyimak setiap keluhan dan harapan yang disampaikan.

Letkol Yudi menegaskan bahwa Jembatan Garuda bukan sekadar rangkaian besi dan tumpukan cor-coran beton. Baginya, ini adalah nadi penghubung yang memutus rantai isolasi warga. “Ini adalah simbol nyata bahwa TNI hadir di setiap kesulitan rakyat. Kami tidak ingin ada satu pun warga yang terbebani oleh akses yang terhambat,” ujarnya dengan penuh ketegasan.
Kehadirannya di tengah proyek tersebut menjadi bukti otentik bahwa TNI Angkatan Darat selalu berada di garda terdepan. Bukan hanya untuk mengawasi pembangunan fisik, melainkan untuk memastikan bahwa setiap tetes keringat pembangunan benar-benar mengalir untuk kesejahteraan masyarakat. Pada hari itu, Letkol Yudi tidak hanya menginspeksi konstruksi, tetapi juga mengukuhkan kembali janji TNI: hadir untuk melindungi, hadir untuk membangun, dan hadir untuk memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal. (**)









Komentar