MANTAPnews – Muara Bungo – Tanggal 29 September, setiap tahunnya, seluruh dunia memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari Jantung Sedunia.
Acara ini dihadiri Bupati Bungo H. Mashuri. SP.,M.E, Kadis Kesehatan , Para Dokter Spesialis, Dan Tamu Undangan lainnya.
Bertempat di depan Rumah Dinas Bupati Bungo. Minggu (01/09/2024) diadakan sosialisasi dan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung yang berantai dengan kegiatan care free day yang dilaksanakan setiap minggunya.
Bupati Bungo H. Mashuri. SP.,M.E dalam sambutannya mengatakan. Selain kegiatan rutin Care free day yang dilaksanakan setiap minggu nya. Hari ini juga diadakan sosialiasi dan penyuluhan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.
“Saya sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh Dokter jantung pada hari ini. Dengan Memberikan penyuluhan kepada masyarakat, dan juga jantung kita harus sehat. Karena kematian di Indonesia paling tinggi di sebabkan penyakit jantung,” Ucap Bupati Bungo
Selanjutnya, dr. Citra Dewi Wahyu Fitria, Sp,JP (K) salah satu spesialis Dokter jantung dan pembuluh darah memberikan arahan bantuan hidup dasar dalam menanggapi pasien-pasien henti jantung.
“Pagi ini saya akan memberikan sosialisasi, Edukasi bantuan hidup dasar. Seperti yang diketahui penyebab kematian tertinggi bukan hanya di Indonesia Tapi didunia adalah penyakit Jantung. Karena setiap 90 detik ada satu kejadian henti jantung yang di istilah serangan jantung. Dikarenakan henti jantung itu bisa terjadi dimana saja. Maka dari itu kami lakukan Sosialiasi dan penyuluhan terhadap masyarakat.”Tutur Dokter citra.
Acara ini dilanjutkan dengan peraktek pertolongan pertama yang di praktekkan langsung Oleh dr. Wenny Widyastuty, Sp.JP Dan dr. Fadli Ilhami, M. Ked ( Cardio), Sp.JP terhadap pasien yang terkena serangan jantung. Yang di awali dengan memanggil pasien, meminta pertolongan, lalu mengecek nadi dan memompa jantung dengan meletakkan tangan di dada kiri anda di atas tangan kanan dan di tempatkan dibagian tengah dada korban. Penekanan di bagian dada dengan kedalaman kira- kira 5 cm. Dan biarkan dada mengembang sebelum memulai. Penekanan /kompresi berikutnya kecepatan kompresi dada pada orang dewasa yang optimal adalah 100-120x/ menit.
Ditempat yang sama Kadis Kesehatan dr. Safaruddin Matondang menghimbau untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan medis dapat langsung menghubungi 119 atau bisa juga melalui Aplikasi BES119 Kabupaten Bungo.
Selanjutnya, dr. Citra Dewi Wahyu Fitria, Sp,. JP menghimbau untuk seluruh masyarakat bisa juga menghubungi Aplikasi Detak C untuk informasi kesehatan terutama di bidang jantung.
dr Safaruddin Matondang juga berharap kepada Masyarakat Bungo untuk tetap menjaga kesehatan terutama bagian jantung. Dengan melakukan kegiatan pola hidup sehat seperti olahraga dan mengkonsumsi makanan sehat. (S)







