MANTAPnews – Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan Helm melawan petugas saat sedang melaksanakan pengaturan Lalu Lintas dalam Rangka Operasi Patuh 2023 dengan cara menambah Laju kecepatan kendaraannya dan berusaha menghindari serta tidak mengindahkan perintah untuk berhenti sehingga menabrak petugas Selasa (11/07/2023)
Akibat perbuatan tersebut, personil Polri mengalami patah tulang dibagian lengan Kiri Atas dan Pergelangan Tangan Kiri
Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Iptu Steffan T Lumowa, S.Tr.K., S.I.K membenarkan kejadian tersebut.
“Bermula saat sepeda motor honda beat nomor registrasi BH 6955 KP yang dikendarai oleh (ES) dengan penumpang (SS) melintasi Jalan Sultan Thaha datang dari arah Simpang Drum menuju arah Pasar Bawah saat sampai di depan Polres diberhentikan oleh AIPDA ARI SUJUANTA dan beberapa personil lain nya yang saat itu sedang dinas melakukan pengaturan di depan Polres, dikarenakan pengendara dan penumpang sepeda motor honda beat nomor registrasi BH 6955 KP tidak menggunakan helm, bukan berhenti tetapi justru pengendara melawan personil yang memberikan perintah untuk berhenti dengan cara menghindari petugas dan menambah laju kecepatan kendaraan R2 nya sehingga kendaraan nya menabrak salah satu personil a.n AIPTU ARI SUJUANTA.” Ujar Kasat Lantas
“Akibat dari kejadian tersebut AIPTU ARI SUJUANTA mengalami luka pada bagian kepala, patah lengan tangan kiri atas dan patah pergelangan tangan kiri, serta lecet pada bagian lengan kanan dan lutut kaki sebelah kanan.
Saat ini sedang di lakukan perawatan medis dan akan dilakukan tindakan medis pemasangan pen pada bagian tangan yg patah” Pungkasnya
Korban petugas Satuan lalu Lintas atas nama Aiptu Ari Sujuanta selaku Kanit Turjagwali Sat Lantas Polres Bungo, (43) tahun, hingga saat ini kondisi korban sedang dalam perawatan medis oleh Dokter RSU.H.Hanafie Muara Bungo.
“Pelaku berhasil diamankan dan akan diproses hukum guna mempertanggung jawabkan perbuatannya karena melawan petugas pada saat diberhentikan tidak mengindahkan petugas. saat akan diberhentikan pelaku tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM.” Ujar Iptu Steffan. (Mntp)








