SATRESNARKOBA POLRES BUNGO GAGALKAN PEREDARAN 96 GRAM SABU, PENGEDAR TERTANGKAP BASAH

BUNGO, INFORMASI290 Dilihat

MANTAPnews – BUNGO – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bungo kembali menunjukkan keseriusan dalam memerangi peredaran narkotika dengan mengamankan seorang pengedar sabu dan menyita 96,09 gram sabu-sabu dalam operasi Kamis (24/7/2025) malam.

Berdasarkan informasi masyarakat yang waspada, tim Opsnal bergerak cepat menuju sebuah kontrakan di Dusun Punti Luhur, Desa Talang Pantai sekitar pukul 22.00 WIB. Operasi ini berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial J (26), seorang wiraswasta asal Rimbo Mulyo, Tebo yang diduga kuat sebagai pengedar sabu aktif.

Temuan Mengejutkan dengan Modus Penyimpanan Unik, Dalam penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, M. Ali, petugas menemukan:

– 96,09 gram sabu dengan nilai sekitar Rp136 juta yang disembunyikan secara kreatif dalam:

– Dompet merk Real Me (3 paket)

– Piala penghargaan (4 paket)

– Kotak rokok Sampoerna (2 paket)

Peralatan lengkap pengguna narkoba:

– Bong dengan 3 pyrex kaca

– Sendok sabu dari pipet plastik

– Timbangan digital

– Kendaraan operasiona:

– Motor Honda CRF hitam-putih tanpa plat

– Uang tunai Rp450.000 diduga hasil transaksi

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, melalui Kasatresnarkoba Polres Bunngo, IPTU Riko Saputra membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, dari pengakuan pelaku, dirinya mendapatkan barang tersebut dari jaringan Lapas Muara Sabak melalui sistem ‘setor harian’.

“Pengakuan pelaku, barang tersebut didalatkannya melalui jaringan lapas Muaro Sabak. Transaksi terakhir mencapai Rp136 juta untuk 2 ons sabu di wilayah Tebo,” kata IPTU Riko Saputra, Kasatresnarkoba Polres Bungo, Sabtu (26/07/2025).

Dari penangkapan yang dilakukan Polres Bungo, menjukan bukti nyata sinergitas Polri dan Masyarakat dalam memerangi peredaran Narkoba di Wilayah Hukum Polres Bungo.

“Langkah pemberantasan ini akan terus kami lakukan. Dengan peran serta masyarakat, kami bisa memerangi narkoba. Kami akan terus membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya, termasuk pelaku di balik jeruji besi”, tegasnya.(Mntp)