MANTAPnews – Bungo,(19/05/2025) –Menjelang keberangkatan jamaah haji, pemerintah melalui Ketua BNK Kabupaten Bungo H. Safrudin Dwi Afriyanto. S.pd,.MM Bersama Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Serta Satlantas Polres Bungo melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan bus, kondisi pengemudi, serta kendaraan yang akan digunakan untuk transportasi jamaah. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah haji selama perjalanan menuju kekota Jambi.
Dalam wawancara Ketua BNK Bungo H. Safrudin Dwi Afriyanto Mengatakan pengecekkan kondisi mobil yang akan di pake untuk mengangkat jamaah haji dari bungo ke jambi. Seluruh sopir bus haji juga wajib menjalani tes urin untuk mendeteksi adanya penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan ini dilakukan secara acak dan ketat oleh petugas kesehatan guna memastikan para pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari zat terlarang.
“Kami tidak ingin ada risiko kecelakaan akibat sopir yang mengantuk atau tidak fokus karena pengaruh narkoba. Ini langkah preventif untuk keselamatan jamaah,”tegas Ketua BNK

Selain pemeriksaan sopir, tim gabungan juga mengecek kelayakan bus, termasuk kondisi mesin, rem, lampu, ban, dan kelengkapan keselamatan. Setiap kendaraan wajib memiliki surat KIR (Kartu Inspeksi Berkala) yang masih berlaku. Bus yang tidak memenuhi standar akan dilarang beroperasi.
“Kami pastikan semua bus layak jalan dan memenuhi syarat angkut jamaah haji. Tidak boleh ada kompromi untuk keselamatan,”ujar petugas dari dishub
Pemerintah juga memastikan setiap armada dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran, kotak P3K, dan jalur komunikasi darurat. Sopir dan kru bus telah diberikan pelatihan tanggap darurat untuk menghadapi situasi tidak terduga.
Dengan langkah ini, diharapkan perjalanan jamaah haji ke kota Jambi berjalan lancar dan aman. Jamaah pun diimbau untuk selalu mematuhi aturan selama dalam perjalanan. (S)








