Guru Ngaji di Bungo Menangis Haru: Sentuhan Tulus Kodim 0416/Bute Menerangi Langgar Al-Hikmah di Tengah Keterbatasan

BUNGO, INFORMASI1344 Dilihat

MANTAPnews – BUNGO – Isak tangis haru pecah di sela-sela senyum syukur yang mengembang dari wajah Ibu Ruwaidah. Bagaimana tidak, seorang guru ngaji yang selama bertahun-tahun dengan penuh kesabaran mengabdikan diri mengajarkan kitab suci Al-Qur’an di Langgar Al-Hikmah itu akhirnya merasakan langsung sentuhan perhatian dari aparat kewilayahan.

Bertempat di Kampung Baru RT 5, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, langgar sederhana yang menjadi saksi bisu perjuangan Ibu Ruwaidah ini memang memiliki fasilitas yang sangat terbatas. Dinding kayu dan lantai semen itulah yang setiap harinya menjadi panggung bagi anak-anak desa untuk belajar mengenal huruf hijaiyah.

Namun, di tengah kesederhanaan itu, kehadiran kepedulian dari Kodim 0416/Bute bagaikan oase di tengah padang tandus. Bantuan dan perhatian yang mengalir tidak hanya dipandang sebagai materi, melainkan sebagai suntikan moral yang dahsyat bagi Ibu Ruwaidah dan puluhan santri di lingkungan sekitar untuk terus menimba ilmu agama.

Dengan suara bergetar menahan haru, Ibu Ruwaidah meluapkan rasa syukur yang tak terkira atas kunjungan dan dukungan yang diberikan kepada Langgar Al-Hikmah. Baginya, perhatian dari TNI ini adalah bukti nyata bahwa perjuangannya mengajar tidak pernah sia-sia dan selalu terpantau oleh negara.

“Alhamdulillah ya Allah, ini adalah kebahagiaan yang tidak bisa saya ukur dengan apapun. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian yang diberikan oleh Kodim. Bantuan ini bukan sekadar barang, ini adalah penambah semangat luar biasa bagi kami. Ini membuat saya makin yakin untuk terus membimbing anak-anak agar rajin mengaji, mencintai Al-Qur’an, dan menjadi generasi yang berakhlak mulia,” ucap Ibu Ruwaidah dengan linangan air mata haru yang tak terbendung, sembari tangannya sering kali menyeka sudut matanya.

Wujud Kepedulian Nyata untuk Pendidikan Agama di Pelosok Bungo. Langgar Al-Hikmah yang berdiri kokoh di RT 5 Kampung Baru ini selama ini menjadi satu-satunya pusat kegiatan belajar mengaji bagi anak-anak warga sekitar. Meskipun sarana yang ada masih serba terbatas—mulai dari penerangan yang kurang hingga buku-buku Iqro yang sudah lusuh—semangat membara Ibu Ruwaidah untuk membina moral dan mencetak generasi muda yang berakhlak mulia di Desa Tanjung Agung tidak pernah padam.

Kehadiran Kodim 0416/Bute di tengah-tengah mereka menjadi simbol sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun ketahanan spiritual. Masyarakat setempat pun berharap sinergi positif seperti ini dapat terus berlanjut. Mereka bercita-cita agar fasilitas pendidikan keagamaan di wilayah pedesaan kian hari kian lebih baik, layak, dan nyaman, sehingga anak-anak kampung tidak kalah dalam hal ilmu agama dibandingkan dengan anak-anak di perkotaan.

“Kami sangat berterima kasih. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak-bapak TNI. Kami akan doakan semoga Kodim 0416/Bute selalu diberi kekuatan dalam menjalankan tugas,” tutup Ibu Ruwaidah dengan senyum teduh, memegang erat mushaf Al-Qur’an yang menjadi senjatanya dalam mendidik generasi penerus bangsa. (**)