MANTAPnews – Tim pengabdian masyarakat dari Program Studi magister teknik lingkungan hidup Universitas Andalas melakukan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat aplikasi pembuatan filter air sederhana di kabupaten bungo dan kota medan.
Tim yang terdiri :
-Ferdy Ashari Syawal bertugas melaksanakana sosialisali di kabupaten bungo.
-Fadhila bertugas melaksanakan sosialisasi di kota medan.
Adapun 2 lokasi tempat sosialisasi tersebut pertama bertempat di perumahan Al-madina RT 016, Kelurahan sungai mengkuang, kecamatan rimbo tengah, Kabupaten bungo dan lokasi ke dua bertempat di kota medan.
Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya air bersih untuk sanitasi, bahaya dan resiko jika mengkonsumsi air yang tidak sesuai baku mutu, permasalahan air di lingkungan masyarakat.
Berdasarkan tinjauan langsung ke lokasi kegiatan, kondisi sumber air bersih di lokasi kegiatan memiliki karakteristik air yang keruh dan berbau karat, air tersebut di indikasi memiliki padatan tersuspensi dan kandungan besi ( Fe ) yang tinggi. Pada beberapa rumah warga telah memiliki filter air konvesional, dimana media filter air yang mereka gunakan harus di ganti 1 minggu sekali. Meskipun air yang digunakan cukup jernih, air hasil filter masih berbau karat sehingga ketika digunakan untuk keperluan sanitasi air akan menimbulkan penyakit gatal-gatal pada masyarakat. Selain itu, masyarakat harus mengeluarkan uang setiap minggu nya untuk membeli media filter.

Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan demontrasi filter sederhana dengan bahan yang murah dan mudah didapatkan oleh masyarakat. Filter air yang digunakan terbuat dari pipa PVC bekas dan media filter berupa pasir malang, karbon aktif dan dakron (Kapas Filter). Filter ini juga di lengkapi dengan sistem backwash yang memungkinkan pengguna tidak perlu membongkar media filter akibat media filter yang tersumbat oleh lumpur atau padatan. Selain itu, sistem backwash ini dapat memperpanjang massa penggunaan media filter selama 3 bulan, Media filter dapat di cuci dan di gunakan kembali atau dapat di ganti dengan media filter yang baru.
Kegiatan ini di hadiri oleh ketua perumahan Al-madinah, Bapak- Bapak , Pemuda-pemuda Al- madinah RT 016, Kelurahan sungai mengkuang, Kabupaten Bungo. Dan Ibu-ibu RT 001. RW 021 kelurahan Kampung Baru kota medan.
Dalam sosialisasi dan demontrasi filter air bersih ini Ferdy dan Fadhila sangat berharap dengan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan resiko dari permasalahan lingkungan yang mereka hadapi, yakni kondisi sumber air bersih yang mengandung padatan tersuspensi dan besi (Fe) tinggi yang mereka gunakan untuk keperluan sehari- hari.
” Semoga kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan di terapkan di rumah masyarakat masing- masing, dan kami siap membimbing masyarakat dalam pembuatan filter air sederhana” Ucap Ferdy dan Fadhila.(MNTP)








