MANTAPnews – MUARA BUNGO — Sebanyak 28 Kepala Desa/Rio terpilih hasil Pemilihan Rio Serentak Kabupaten Bungo Tahun 2026 resmi dilantik dan dikukuhkan dengan gelar adat sebagai Pemangku Adat Dusun, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo mulai pukul 10.15 WIB itu mendapat pengamanan dari personel Polres Bungo guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Bungo dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan pemerintahan dan adat berlangsung. Acara dihadiri sejumlah pejabat daerah, para Rio terpilih, serta tamu undangan.
Turut hadir Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn.; Ketua DPRD Kabupaten Bungo Muhamad Adani, S.H., M.Kn., Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., Kasat Intelkam Polres Bungo AKP Fajar Nugroho, para Asisten dan Staf Ahli Bupati; Kepala OPD, para Kapolsek, Camat se-Kabupaten Bungo, seluruh Rio yang dilantik, serta tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Selanjutnya, dilaksanakan prosesi pelantikan Rio yang meliputi pembacaan Keputusan Bupati Bungo, pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sumpah jabatan, pemasangan tanda jabatan, pembacaan naskah pelantikan, serta pembacaan pakta integritas Rio.
Prosesi dilanjutkan dengan pengukuhan gelar adat kepada Rio sebagai Pemangku Adat Dusun oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Bungo, Drs. Tobroni Yusuf. Pengukuhan meliputi pembacaan sumpah setia Rio sebagai Pemangku Adat, pembacaan naskah pengukuhan, penandatanganan naskah pengukuhan, serta pemasangan tanda gelar adat.
Nuansa adat semakin terasa dengan penyerahan Paseko Bathin berupa kepala kerbau oleh Anak Negeri kepada perwakilan Rio yang baru dilantik, yang selanjutnya diserahkan kepada Bupati Bungo.
Sepanjang kegiatan, personel Polres Bungo melaksanakan pengamanan di lokasi acara dan sejumlah titik yang dianggap perlu, termasuk pengaturan situasi di sekitar lokasi. Pengamanan itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada peserta dan tamu undangan.
Acara dilanjutkan dengan Tunjuk Ajar oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Bungo, sambutan Bupati Bungo, pembacaan doa, dan pemberian ucapan selamat. Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi pelantikan terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polres Bungo dalam mendukung kelancaran setiap kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan di wilayah hukum Polres Bungo.
Polres Bungo Hadir, Mengamankan, dan Melayani Masyarakat. (**)









Komentar